Tan Sri Dato’ Seri Utama Dr. Rais Yatim, menyampaikan, Jam Gadang tidak hanya menjadi ikon Kota Bukittinggi, tetapi juga simbol peradaban, sejarah dan identitas masyarakat Minangkabau yang memiliki keterkaitan erat dengan dunia Melayu, khususnya di Malaysia.
Menurutnya, hubungan antara masyarakat Minangkabau di Indonesia dan Malaysia perlu terus diperkuat melalui bahasa, budaya, adat istiadat dan sejarah yang menjadi warisan bersama.
“Nilai-nilai Minangkabau yang perlu diperkenalkan kepada dunia bukan hanya kuliner seperti rendang, tetapi juga sistem matrilineal, peran Bundo Kanduang, falsafah adat, seni budaya serta kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Bahkan, nilai-nilai tersebut telah berkembang hingga ke Negeri Sembilan, Malaysia dan menjadi bagian penting dalam sistem adat serta pemerintahan masyarakat setempat,” ungkapnya.
“Jangan sampai kita kehilangan kekuatan adat, sebab jika itu hilang, orang tidak akan lagi melihat keistimewaan Minangkabau,” pungkasnya.( yus)
Editor : Medio Agusta






