IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemko Bukittinggi Gelar Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan

Dalam rangka peringatan satu abad jam gadang, Pemko Bukittinggi gelar seminar nasional tentang Bukittinggi Kota Perjuangan, di Balairung Rumah Dinas Wako, Kamis, (18/06)
Dalam rangka peringatan satu abad jam gadang, Pemko Bukittinggi gelar seminar nasional tentang Bukittinggi Kota Perjuangan, di Balairung Rumah Dinas Wako, Kamis, (18/06)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Bersama Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Pemko Bukittinggi gelar seminar nasional tentang Bukittinggi Kota Perjuangan, di Balairung Rumah Dinas Wako Bukittinggi, Kamis, (18/06).

Seminar tersebut digelar dalam rangka peringatan Seratus tahun Jam Gadang, dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, akademisi dan sejarawan sebagai pembicara, seperti sejarawan senior Prof. Anhar Gonggong, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Andalas Prof. Gusti Asnan, dosen Departemen Ilmu Sejarah FIB Universitas Gadjah Mada Dr. Sri Margana serta dosen Departemen Ilmu Sejarah FIB Universitas Andalas Dr. Zulqaiyyim

Pada kesempatan itu Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias,mengatakan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang, bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari Bukittinggi. Kota ini pernah menjadi ibu kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan menjadi penyelamat eksistensi Republik Indonesia saat masa krisis. Karena itu, Bukittinggi sangat layak menyandang predikat Kota Perjuangan, bahkan menjadi daerah yang memiliki khusus berdasarkan nilai sejarah yang dimiliki, ujar Wako.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Disebutkannya, berbagai fakta sejarah tentang peran Bukittinggi dalam perjalanan bangsa, harus diwariskan kepada generasi muda. Diharapkan melalui seminar nasional ini, lahir kajian akademis dan rekomendasi yang semakin memperkuat identitas Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan serta menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk memberikan pengakuan yang lebih luas terhadap nilai sejarah dan kontribusi Bukittinggi bagi Republik Indonesia, termasuk pengakuan sebagai kota atau daerah istimewa, ungkap Wako.

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH