Sementara itu, Ketua Pelaksana Abdalah Razik Rahman mengatakan festival tersebut menjadi wadah promosi wisata, budaya, seni, dan ekonomi kreatif masyarakat Payakumbuh Selatan sekaligus memperkenalkan potensi kawasan Gadih Angik kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan potensi wisata, budaya, seni, dan ekonomi kreatif dalam satu kegiatan. Melalui festival ini, masyarakat dapat melihat langsung kekayaan yang dimiliki Payakumbuh Selatan," katanya.
Ia menjelaskan kawasan Gadih Angik selama ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian penting di Kota Payakumbuh. Dengan dukungan panorama alam yang dimiliki, kawasan tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata berbasis alam dan budaya yang mampu menarik kunjungan wisatawan.
Menurut Rahman, keterlibatan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif menjadi salah satu tujuan utama penyelenggaraan festival karena mampu menciptakan perputaran ekonomi secara langsung di tengah masyarakat.
Editor : Medio Agusta






