IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Energi untuk Kebaikan, Kala Perusahaan Distribusi BBM Jadi Penjaga Komunitas Sabang Merauke

Program Tangki (Teman Akselerasi Naik Kelas UMKM Petrofin) melalui kegiatan Pembinaan Jamur Tiram di Gunung Sitoli, yang menjadi satu di antara rangkaian kepedulian Elnusa Petrofin terhadap masyarakat.Foto:Ist.
Program Tangki (Teman Akselerasi Naik Kelas UMKM Petrofin) melalui kegiatan Pembinaan Jamur Tiram di Gunung Sitoli, yang menjadi satu di antara rangkaian kepedulian Elnusa Petrofin terhadap masyarakat.Foto:Ist.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Terminologi kolaborasi lebih tepat dari donasi. Kolaborasi mengandaikan kesetaraan posisi dan kontribusi bersama, sementara donasi menempatkan satu pihak sebagai pemberi dan pihak lain sebagai penerima yang pasif. Dalam program Appostraps, komunitas pesisir adalah pihak yang paling memahami pola abrasi, kondisi gelombang, dan titik-titik paling rawan. EPN menyediakan material dan keahlian teknis, sementara komunitas menyediakan pengetahuan lokal dan tenaga untuk pemasangan. Ini adalah model kemitraan yang lebih setara dan karenanya lebih berkelanjutan.

Launching layanan ambulans gratis untuk warga Cilandak Timur membuka perspektif menarik tentang bagaimana perusahaan energi mendefinisikan ulang relevansinya bagi komunitas. Direktur Utama EPN, Doni Indrawan menyampaikan, energi sesungguhnya tidak hanya berupa bahan bakar, tetapi juga kebermanfaatan sosial yang nyata.

Pernyataan ini bukan sekadar retorika, melainkan repositioning strategis. EPN bukan hanya perusahaan yang mengantarkan BBM, tetapi korporasi bisnis yang mengantarkan kebaikan dalam berbagai bentuk. Layanan ambulans 24 jam yang menjangkau lebih dari 36.000 jiwa warga Cilandak Timur adalah implementasi konkret dari repositioning itu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Seluruh rangkaian program relasi dengan public serta masyarakat dari EPN, bila dibaca sebagai narasi tunggal, bercerita tentang sebuah perusahaan yang sedang menjalani transformasi dari sekadar operator infrastruktur energi menjadi warga korporat yang bertanggung jawab. Transformasi ini tidak terjadi dalam satu program besar, melainkan dalam akumulasi tindakan-tindakan kecil yang konsisten.

Bukti sudah terpampang melalui sebungkus sembako Ramadan, satu batang mangrove yang ditanam, satu ban bekas yang menjadi penahan abrasi, satu siswa SMA yang memahami blind spot sampai ibu rumah tangga yang belajar branding untuk produk camilan tempoyaknya. Dalam akumulasi itulah modal sosial dibangun perlahan, tetapi dengan fondasi yang jauh lebih kokoh daripada kampanye iklan mana pun. (***)

Editor : Abna Hidayati
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH