Momen paling menyentuh bagi Kenneth terjadi ketika melihat hasil rekaman video yang dibuat oleh para peserta dari rumah masing-masing. Ia melihat kebanggaan, kegembiraan, dan kejujuran yang terpancar dari setiap penampilan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu kenangan paling berharga sepanjang proses produksi video musik.
Tidak hanya tampil dalam video musik, 15 anak down syndrome tersebut juga terlibat dalam proyek rekaman lagu yang proses tracking vokalnya turut ditangani oleh Kenneth. Kesempatan tersebut memberikan pengalaman emosional yang mendalam karena Kenneth merasa melihat refleksi perjuangannya sendiri dalam diri mereka.
“Bukan tentang musik atau lagu semata. Yang paling penting adalah kesempatan. Kami tahu bahwa mencapai titik ini tidak mudah, sehingga kesempatan yang datang tidak boleh disia-siakan,” tutur Kenneth.
Yuly menjelaskan bahwa inspirasi lagu “Aku Berbeda Aku Bisa” yang ia tulis bersama Rulli Aryanto lahir dari pengalaman mendampingi Kenneth tumbuh di tengah lingkungan anak-anak tipikal. Meski terlihat berbeda, Kenneth selalu berusaha menunjukkan bahwa dirinya mampu berdiri sejajar dan meraih kesempatan yang sama.
Editor : Marjeni Rokcalva






