Berdasarkan arahan pemerintah pusat, tambahan TKD bagi daerah yang tidak terdampak langsung bencana diarahkan untuk mendukung sejumlah program prioritas, antara lain mitigasi dan kesiapsiagaan potensi bencana, penanaman pohon dan perbaikan lingkungan, bantuan keuangan kepada daerah terdampak bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, pembangunan dan pemeliharaan sarana-prasarana, serta dukungan relokasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana.
Bagi masyarakat Kota Payakumbuh, pemanfaatan tambahan TKD tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, perbaikan kualitas lingkungan, penguatan infrastruktur pelayanan publik, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.
Selain memperkuat program pembangunan dan ketahanan daerah, Pemerintah Kota Payakumbuh juga menunjukkan komitmen solidaritas antardaerah dengan mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang terdampak bencana.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui tambahan Transfer ke Daerah. Dukungan ini akan kami optimalkan untuk memperkuat ketahanan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi warga,” katanya.
Editor : Medio Agusta






