Ia menegaskan bahwa pembangunan huntap bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan juga upaya membangun kembali harapan masyarakat yang sempat terdampak oleh bencana.
Keberadaan hunian yang aman dan nyaman diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi awal kehidupan yang lebih baik pascabencana.
Allex juga menilai pembangunan huntap tahap ketiga ini merupakan langkah strategis dalam menyelesaikan berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah dijalankan Pemko selama beberapa waktu terakhir.
Pemerintah Kota Padang Panjang terus berupaya memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kualitas bangunan.
Komitmen tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana alam.
Sebanyak 10 unit huntap dibangun dengan anggaran sekitar Rp80 juta per unit. Seluruh unit tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan sehingga dapat segera ditempati oleh penerima manfaat.
Pembangunan huntap ini sekaligus menjadi bukti bahwa proses pemulihan pascabencana di Kota Padang Panjang terus bergerak maju dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan pembangunan hunian tetap diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga terdampak sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat pascabencana.
Melalui berbagai program pemulihan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi.
Editor : Armed






