Seperti diketahui, Jam Gadang merupakan hadiah dari Ratu Wilhelmina pada tahun 1926 yang hingga kini berdiri di pusat Kota Bukittinggi. Bangunan bersejarah tersebut memiliki tinggi 27 meter dengan atap bercorak khas Minangkabau.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Jam Gadang memiliki sejumlah keunikan. Salah satunya adalah penulisan angka empat dalam angka Romawi yang menggunakan format IIII, berbeda dengan penulisan umum yang menggunakan IV. Selain itu, mesin jam tersebut disebut hanya terdapat dua unit di dunia.( yus)
Penulis / Wartawan: Yusrizal
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Yusrizal dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





