Menurut Zulmaeta, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi ritual keagamaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata ibadah sosial yang mampu memperkuat solidaritas di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang masih menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia menilai nilai kepedulian dan semangat berbagi harus terus ditumbuhkan karena setiap perjuangan membutuhkan pengorbanan.
“Ketika kita menyembelih hewan kurban, di saat itu juga kita menghilangkan sifat kebinatangan yang ada pada diri kita,” katanya.
“Kami mengapresiasi seluruh warga yang terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah dan mendukung program pemerintah demi mewujudkan Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





