Semangat Kebangkitan Nasional, kata Elzadaswarman, dinilai tetap relevan di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Seluruh elemen bangsa diharapkan memiliki komitmen bersama dalam menjaga dan mempersiapkan generasi penerus sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa Kebangkitan Nasional bukan sekadar catatan sejarah, melainkan tonggak perubahan perjuangan bangsa dari perlawanan fisik menuju perjuangan berbasis intelektualitas, persatuan, dan diplomasi.
Elzadaswarman menyampaikan bahwa semangat Kebangkitan Nasional harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa.
“Saat ini tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” lanjutnya.
Editor : Medio Agusta






