IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Potret Pilu Ketersediaan Energi Bagi Masyarakat Mentawai Sumbar

Ilustrai Panel Surya PLTS. Foto: Dok/Enter Nusantara
Ilustrai Panel Surya PLTS. Foto: Dok/Enter Nusantara
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

KEPULAUAN MENTAWAI - Nama Kabupaten Kepulauan Mentawai sejak beberapa tahun belakangan semakin akrab sebagai destinasi wisata alam dan budaya. Ombok yang bergulung-gulung menjadi magnet tersendiri bagi peselancar kelas dunia untuk menaklukannya.

Namun ketenaran ini belum dibarengi dengan hadirnya fasilitas umum seperti listrik secara menyeluruh. Warga masih mengandalkan lampu togok (lampu minyak tanah) untuk menerangi malam. Meski sebagian sudah dialiri listrik, juga masih berpotensi mati lampu secara tiba-tiba di tengah malam.

Mentawai yang status daerah tertinggal, terdepan dan terluar alias 3T sudah dicabut tahun2024 ini, kini hanya dialiri listrik sebesar 54,17% (Data PLN, 2020). Menariknya, mayoritas desa yang teraliri listri dengan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) PLN ini,belum menikmati listrik 24 jam sehari.

Saat ini, hanya wilayah di sekitar pelabuhan utama Mentawai yang dapat aliran listrik 24 jam, yaitu, Muara Siberut, Muara Sikabaluan, Tua Peijat, dan Sikakap.

Suasana desa di Mentawai.
Suasana desa di Mentawai.

Dua orang periset dari Lembaga Enter Nusantara, Gianluigi Grimaldi Maliyar dan Rizky Ahmad Fauzi, dalam sebuah seminat di Padang 23 April 2026 menyebutkan, desa-desa yang berada jauh dari keempat titik pelabuhan tersebut, cenderung hanya menikmati listrik selama 6 jam, dari pukul 18.00 hingga 20.00 tiap harinya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Selain itu, beberapa dusun yang lokasinya terpencil bisa tidak tersentuh listrik, bahkan ketika dusun tersebut merupakan bagian desa yang sudah punya aliran listrik," ujar keduanya.

Ia mencontohkan, di Desa Saliguma, Kantor Desa dan pemukiman dialiri listrik 6 jam, namun dusun terluarnya, seperti Guluk-Guluk, Gotap, Ballapak, Limu dan Tinambu tidak terhubung dengan jaringan listrik.

Krisis Iklim Perburuk Suasana

Krisis iklim yang terjadi akhir-akhir ini yang menyebabkan ketidakstabilan cuaca berdampak besar terhadap pasokan energi di Mentawai. Kedua peneliti dari Entri Nusantara, melaporkan, kondisi ini terjadi akibat terkendalanya pasokan solar ke Mentawai untuk mengisi genset-genset PLN di berbagai desa di Mentawai.

Kadis ESDM Sumbar Helmi.
Kadis ESDM Sumbar Helmi.

Pengiriman solar yang dilakukan melalui Selat Mentawaim akan terpapar resiko gagal kirim akibat pembatalan keberangkatan kapal dan peluang karam di tengah perjalanan.

Editor : Berita Minang
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH