"Dana Pokir kami sengaja diarahkan untuk festival ini, anak-anak muda harus mengenal tradisi mereka sendiri baik berupa permainan atau makanan asal kampung halamannya sekaligus menangkis gempuran pengaruh negatif perkembangan teknologi," Ujarnya.
Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan yang juga menjadi rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Terimakasih kepada seluruh pihak, Alek Anak Nagari memberikan pengaruh positif terhadap anak-anak. Pemkot Bukittinggi berkomitmen menjaga pelestarian adat budaya Minangkabau melalui sinergi dengan tokoh adat Kurai," Ujar Ibnu Asis.( yus)
Editor : Medio Agusta







