Kehadiran ibu-ibu GOW disambut haru para lansia penghuni panti, yang merasa mendapatkan perhatian istimewa di hari Kartini.
"Mereka pahlawan tanpa tanda jasa. Merawat dan memperhatikan mereka adalah bentuk bakti kita," ujar Yeni.
Kegiatan ini diikuti anggota inti GOW, perwakilan bidang, serta utusan dari berbagai organisasi wanita di Payakumbuh.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Kolaborasi ini, menurut Yeni, menunjukkan semangat Kartini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang gotong royong dan kepedulian sosial yang nyata."Sinergi seperti ini harus terus kita pupuk dan kembangkan. Karena ketika perempuan bersatu, dampaknya akan terasa luas bagi masyarakat," pungkasnya.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





