IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

UNP Gagas Mata Kuliah Wajib Berbasis Budaya Minangkabau

Suasana Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat, Kamis (12/3) dengan nara sumber pemangku adat Ir. Arkadius, MM., M.B.A. Dt. Intan Bano (LKAAM)  Prof. Ganefri, Ph.D Dt. Junjungan nan Bagadiang. Foto:Humas UNP
Suasana Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat, Kamis (12/3) dengan nara sumber pemangku adat Ir. Arkadius, MM., M.B.A. Dt. Intan Bano (LKAAM) Prof. Ganefri, Ph.D Dt. Junjungan nan Bagadiang. Foto:Humas UNP
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Prof. Ganefri menambahkan, memasukkan muatan Minangkabau ke dalam kurikulum adalah momentum strategis. Bukan sekadar teori, tapi bagaimana membangun karakter. "Jangan sampai mahasiswa kita pintar, tapi lepas dari akar budayanya," ucapnya.

Diskusi yang dimoderatori Dr. Nofrion, M.Pd (Kasubdit Inovasi Pembelajaran, PPL & RPL) ini berlangsung hangat. Semua sepakat, mata kuliah penciri nanti harus jadi jembatan antara intelektualitas dan nilai-nilai lokal yang selama ini jadi pegangan masyarakat Minang. (ab/humas)

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
#UNP #BeritaUNP #HumasUNP #AlamTakambangJadiGuru #KampusBerdampak #BudayaMinangkabau #SDGs4 #PendidikanBerkualitas #PelestarianBudaya #SDGs11 #KurikulumLokal #KearifanLokal #SDGs16 #UniversitasNegeriPadang

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH