Sekda Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi,dalam sambutannya mewakili Gubernur Mahyeldi menyampaikan, perencanaan yang matang, sinergi lintas sektor, serta inovasi menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini perlu didukung dengan perencanaan yang terarah, terukur dan terintegrasi melalui penetapan prioritas pembangunan, penyelarasan program lintas sektor, serta penguatan peran seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong akselerasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, katanya.
Menurut Sekdaprov, Keunggulan dan potensi masing-masing daerah jika disinergikan secara terintegrasi akan mendorong perekonomian daerah ke level lebih tinggi. Bukittinggi punya potensi luar biasa. Kita telah mempersiapkan langkah percepatan melalui perencanaan yang terarah, terukur dan terintegrasi dengan penetapan prioritas serta penyelarasan program lintas sektor guna memacu pertumbuhan ekonomi Sumbar, ungkapnya.
Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menegaskan, Musrenbang RKPD 2027 bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan. DPRD menjalankan fungsi representasi dengan memastikan kebutuhan masyarakat terakomodasi dalam kebijakan, melalui pokok-pokok pikiran yang menjadi landasan strategis agar program pembangunan tepat sasaran, berkualitas dan transparan.
Lebih lanjut Syaiful mengatakan, arah pembangunan Kota Bukittinggi 2025–2029 berlandaskan visi “Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan, dan Berbudaya” yang diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, media dan teknologi. Pembangunan juga harus seimbang antara fisik dan nonfisik, agar kemajuan kota berjalan seiring dengan kesejahteraan dan kualitas mental spiritual masyarakat, pungkasnya.
Editor : Medio Agusta






