Dketahui, buku Jeruji di Tanah Sendiri dibuat dari proses pembelajaran langsung melalui metode live-in. Dalam metode ini, peserta KALABAHU tinggal bersama masyarakat di wilayah yang tengah menghadapi konflik ruang hidup.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Lima lokasi yang menjadi tempat pembelajaran tersebut yakni Nagari Kapa, Tapan, Pandai Sikek, Talang, dan Bungus. Di wilayah itu, para peserta menyaksikan secara langsung dinamika konflik agraria, tekanan proyek energi, serta berbagai bentuk perjuangan masyarakat dalam mempertahankan tanah ulayat dan lingkungan mereka. ***
Editor : Marjeni Rokcalva







