"Selain itu, Pemko Payakumbuh telah mengalokasikan anggaran Rp30 juta pada tahun 2026 untuk bantuan pendidikan bagi 30 mahasiswa kurang mampu dan berprestasi, dengan harapan proses penyaluran dapat segera direalisasikan setelah data penerima disampaikan".tutupnya
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Payakumbuh Edi Kusmanak menjelaskan bahwa bantuan ini disalurkan kepada 100 mahasiswa dengan nilai masing-masing Rp1.000.000.
"Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan perkuliahan, Serta taklupa mengapresiasi para muzaki, khususnya ASN se-Kota Payakumbuh, atas kepercayaan menyalurkan zakat melalui BAZNAS" ucap Edi.
Salah seorang mahasiswa penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemko Payakumbuh dan BAZNAS.
Editor : Medio Agusta






