IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Prof. Rahadian Zainul Ukir Prestasi Nasional, Raih Gold Winner Anugerah Diktisaintek 2025

Dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Rahadian Zainul, perlihatkan Gold Winner Anugerah Diktisaintek 2025. Foto: Ist.
Dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Rahadian Zainul, perlihatkan Gold Winner Anugerah Diktisaintek 2025. Foto: Ist.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Jakarta — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan tinggi Indonesia. Dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Rahadian Zainul, berhasil meraih Gold Winner Anugerah Diktisaintek 2025 dalam kategori Dosen Berprestasi (SINTA Award) untuk dosen berusia di atas 40 tahun dengan SINTA skor tertinggi periode 2022–2024.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, 19 Desember 2025. Anugerah tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi nyata dosen dalam pengembangan riset, publikasi ilmiah, dan inovasi yang berdampak bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.

Berdasarkan sertifikat resmi yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, Prof. Rahadian Zainul dinilai sebagai dosen dengan capaian SINTA tertinggi secara nasional pada kelompok usia di atas 40 tahun. Penilaian dilakukan melalui indikator kinerja riset yang terukur, meliputi jumlah dan kualitas publikasi ilmiah, sitasi, kolaborasi riset, serta konsistensi kontribusi akademik selama periode penilaian 2022–2024.

Dalam keterangannya, Prof. Rahadian Zainul menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan dukungan ekosistem akademik yang kuat.

Sertifikat penghargaan dari Menristek Dikti.
Sertifikat penghargaan dari Menristek Dikti.

Penghargaan ini saya maknai bukan semata sebagai pencapaian personal, tetapi sebagai hasil dari kerja panjang, kolaborasi, dan dukungan institusi. Riset adalah kerja bersama, dan tanpa dukungan universitas, kolega, serta mahasiswa, capaian ini tidak mungkin terwujud,” ujar Prof. Rahadian Zainul.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia menambahkan bahwa penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas riset dan kontribusi akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ke depan, saya berharap riset yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada publikasi dan angka, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata serta mendorong inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan nasional,” katanya.

Anugerah Diktisaintek merupakan agenda tahunan Kemdiktisaintek yang bertujuan memberikan penghargaan kepada insan pendidikan tinggi yang menunjukkan kinerja unggul, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui kategori Dosen Berprestasi (SINTA Award), pemerintah mendorong dosen untuk aktif menghasilkan karya ilmiah berkualitas tinggi dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta riset global.

Keberhasilan Prof. Rahadian Zainul meraih Gold Winner sekaligus menjadi kebanggaan bagi Universitas Negeri Padang. Prestasi ini menunjukkan komitmen UNP dalam mendorong budaya riset yang produktif dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan peneliti lainnya untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Selain itu, penghargaan ini memperkuat peran strategis dosen sebagai agen utama dalam pengembangan sains dan teknologi berbasis riset di Indonesia.

Editor : EditorBeritaMinang
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH