Sementara Camat Malalak, Ulya Satar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemko Bukittinggi serta para donatur atas kepedulian dan bantuan bagi warga terdampak bencana. la memaparkan, bencana hidrometerologi, berpengaruh besar pada Kecamatan Malalak. Bencana itu, menyebabkan 17 orang meninggal dunia, tiga korban masih dalam pencarian, 70 rumah hancur, lebih dari 100 rumah terdampak, serta berdampak pada lahan pertanian warga.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
"Kami atas nama masyarakat Malalak, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah dan masyarakat Bukittinggi serta para donatur. Alhamdulillah, akses menuju lokasi terdampak, kini sudah dapat dilalui kendaraan dalam dua pekan terakhir. Kami berharap adanya bantuan sembako untuk masing-masing jorong, serta dukungan pembangunan infrastruktur guna membuka kembali akses masyarakat, seperti perbaikan jembatan. Untuk rumah warga yang rusak, seluruhnya telah didata dan akan disiapkan hunian sementara bagi para korban terdampak," Pungkasnya. ( yus)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





