Ia menekankan bahwa Pemko Payakumbuh membuka ruang dialog dengan media kredibel, tetapi tetap berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan pers tanpa kompetensi.
“Media yang sehat dan profesional akan menjadi mitra strategis pembangunan. Sebaliknya, media tanpa kompetensi justru bisa menimbulkan konflik baru di ruang publik,” katanya.
Kurniawan berharap seluruh peserta mampu lulus dan memperkuat kualitas jurnalisme, khususnya di Payakumbuh.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia menyebut UKW adalah salah satu cara untuk memastikan wartawan siap menghadapi “perang informasi” yang semakin kompleks.“Kompetensi adalah benteng utama kita. Wartawan harus mampu menjadi agen perubahan yang membangun, bukan bagian dari masalah. Semoga UKW ini membawa manfaat besar bagi dunia pers dan masyarakat Payakumbuh,” tutupnya.
Editor : Medio Agusta






