Masyarakat kesulitan membedakan mana wartawan profesional dan mana pembuat konten yang tidak memiliki standar kerja jurnalistik. UKW, katanya, adalah cara untuk memperjelas batas itu.
“UKW ini bukan hanya soal keterampilan menulis atau meliput, tetapi juga tentang integritas dan tanggung jawab moral. Di tengah persaingan media yang semakin padat, kompetensi adalah identitas yang tak bisa ditawar,” tegasnya.
Kurniawan mengatakan bahwa hubungan pemerintah dan wartawan bukanlah hubungan saling berhadapan, tetapi saling menguatkan.
“Konflik informasi itu nyata. Wartawan butuh kepastian data, pemerintah butuh waktu verifikasi. Kompetensi akan membantu wartawan menyikapi situasi seperti itu dengan lebih profesional,” ujarnya.
Editor : Medio Agusta






