“Gerakan menanam tidak bisa hanya mengandalkan petani. Karena itu, Pemko Bukittinggi mendorong agar masyarakat ikut aktif. Melalui Dasawisma dan TP-PKK, kita ingin mengedukasi warga agar lebih gemar menanam cabai untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Sementara Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, bantuan bibit cabai ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi akibat kenaikan harga komoditas caba, katanya.
“Melalui gerakan menanam ini, kita ingin masyarakat ikut terlibat dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu mengendalikan inflasi. Menanam cabai bisa dimulai dari pekarangan rumah, sederhana namun berdampak besar,” pungkasnya.( yus)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta





