Lebih lanjut Wako menjelaskan, Campak bukan penyakit ringan, bisa menyebabkan radang paru, kerusakan mata, diare berat bahkan radang otak pada anak.
Penyebab utama Campak ini, adalah rendahnya cakupan imunisasi yang menyebabkan penularan virus yang sangat menular dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius, bahkan kematian, jelas Ramlan.
Dikatakannya, Pemerintah berupaya menanganinya dengan imunisasi dan pengawasan ketat, seraya mengimbau masyarakat untuk tidak termakan hoaks mengenai vaksinasi.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Pemerintah Kota Bukittinggi menghimbau untuk melaksanakan Imunisasi Campak tambahan Out break Response Immunization (ORI) bagi anak usia 9 bulan hingga 16 tahun, yang telah dilakukan sejak 28 September 2025.Dengan imunisasi campak, kita lindungi si kecil dari bahaya komplikasi.
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





