Terinspirasi dari budaya Bali, merek ini dikenal luas lewat produk tas rajut tangan (crochet) dan komitmennya terhadap keberlanjutan serta pemberdayaan pengrajin lokal.
Di Bali, The Sak mengembangkan The Sak Artisan Village, komunitas pengrajin perempuan yang memproduksi tas dan aksesoris berbasis kerajinan tangan.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
"Sebagai Certified B Corporation, kami menjunjung tinggi nilai etika, lingkungan, dan tanggung jawab sosial dalam proses produksinya," pungkasnya. (Do)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





