Wawako menekankan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi juga menyangkut ketimpangan akses gizi, layanan kesehatan, hingga pola asuh dan sanitasi.
Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan sinergi lintas sektor, jelas Ibnu Asis.
Lebih lanjut Wawako mengatakan, stunting berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup dan daya saing daerah. Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara konvergen, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Wawako menambahkan, rapat koordinasi ini menjadi wadah penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi, serta menyusun langkah strategis dan intervensi yang berbasis data.
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta





