Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota, Dr. H. Irwan, M.Ag, menyebut para guru MDTA sebagai "ahli surga” karena tugas mulia mereka membentuk karakter anak-anak sejak dini melalui pendidikan Al-Qur’an dan akhlak.
“Kalau generasi ini kita biarkan, maka umat bisa kehilangan arah. Tugas kita menjaga mereka. Kami berharap ke depan, ada target dari FKDT bahwa setiap santri yang tamat dari MDTA minimal hafal satu juz Al-Qur’an,” ujarnya.
Ketua FKDT Limapuluh Kota, H. M. Irdamsyah, S.Ag, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin awal tahun ajaran untuk menyusun rencana kerja, mengevaluasi program sebelumnya, dan memperkuat jaringan antar-guru MDTA.
FKDT berharap ke depan, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, keberadaan lembaga pendidikan semakin diperkuat sebagai bagian penting dalam pembangunan karakter generasi emas Limapuluh Kota.(Do)
Editor : Medio Agusta






