IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemkab Pessel Prioritaskan Perbaikan Jembatan Depan SMAN 2 Bayang yang Amblas Akibat Banjir

Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Pessel, Fharesi Eka Siska saat meninjau kerusakan jembatan yang rusak akibat banjir depan SMAN 2 Bayang. Foto: Kominfo Pessel
Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Pessel, Fharesi Eka Siska saat meninjau kerusakan jembatan yang rusak akibat banjir depan SMAN 2 Bayang. Foto: Kominfo Pessel
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BAYANG - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan mengupayakan jembatan penghubung yang amblas di depan SMAN 2 Bayang kampung Tanah Kareh yang terdampak Banjir pada 7 Maret kemaren.

Hal ini disampaikan Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Pessel, Fharesi Eka Siska, Selasa (02/07/2024). Ia mengatakan, perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir depan SMAN 2 Bayang tersebut dalam prioritas Pemkab untuk memperbaiki pada APBD-Perubahan.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut perlu penanganan secara utuh, dan tidak bisa dilakukan rehab melalui anggaran pemeliharaan karena penanganannya tidak bisa utuh.

"Iya, di sana sering banjir, aliran sungainya sudah melebar dan menggerus pondasinya. Sehingga perlu diganti. Mudah-mudahan bisa pada perubahan (APBD Perubahan 2024," ungkapnya di Painan.

Ia menjelaskan, tidak secepatnya ditangani dengan pemeliharaan, menurutnya, hal itu disebabkan karena sejumlah alasan yang telah diteliti secara teknis oleh tim Bina Marga PUPR Pessel.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia mengatakan, di antara tidak bisa dilakukan dengan rehab pemeliharaan itu, diantaranya karena penambahan material yang tidak sejenis perlu kajian.

Selain material, keterangan Fharesi Eka Siska posisi jembatan atau skew (tidak tegak lurus) terhadap as jalan (beban lalu lintas) maka harus dimodelkan berbeda dengan yang tidak skew.

"Model 3D menggunakan midas civil dan lain-lain, karena perilaku struktur berbeda dan beban dominan pada satu tumpuan saja karena posisi beban belah ketupat," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, kondisi tanah lunak juga perlu penelitian tanah dan perhitungan pondasi yg komprehensif.

Menurutnya, struktur tanah setempat juga rawan terjadi penurunan setempat. Hal itu disebabkan karena struktur utama tanahnya telah terkonsolidasi maksimal sementara dengan struktur yang baru dan belum terkonsolidasi.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH