DHARMASRAYA - Guna memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta Organisasi Perangkat Daerah di jajaran Pemkab Dharmasraya mengoptimalkan penggunaan APBD 2024.
Penegasan ini disampaikan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam kesempatan bertemu dengan OPD di awal Februari 2024 ini.
" Saya perlu mengingatkan bahwa kita sudah berada di triwulan I tahun anggaran 2024, untuk itu diminta kepafa seluruh OPD untuk segera mempersiapkan pelaporan serta program penyusunan yang direncanakan antara lain, LKPJ, LPPD, laporan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), LAKIP dan laporan keuangan," tegasnya.
Bahkan, lanjutnya, seluruh perangkat daerah segera untuk mempersiapkan laporan dimaksud dengan maksimal. Sehingga kita dapat tepat waktu dalam penyampaian dan memperoleh nilai yang baik dari tahun sebelumnya.
Bupati bersyukur, penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Dharmasraya tahun 2022 yang dilaporkan melalui LPPD Kabupaten Dharmasraya tahun 2022, evaluasi tahun 2023 telah mendapat peringkat 9 nasional. Semoga apa yang telah diraih bisa dipertahankan dan capaian kinerja lebih baik lagi kedepannya.
Khusus perangkat daerah pelaksana SP V, tambah Bupati, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial P3APPKB, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Sat Pol PP dan Damkar serta BPBD agar segera menerapkan SPM secara efektif pada tahun 2024 dengan target capaian 100 persen.
"Dan secara teknis diharapkan kepada OPD pelaksana SPM agar melaksanakan perhitungan jumlah sasaran penerima layanan serta pembiayaan dengan penuh kehati-hatian. Serta melaporkan SPM tepat waktu, dan segera menyiapkan rencana aksi daerah terkait penerapan SPM di Dharmasraya," tambah bupati.
Dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, diperlukan kualitas pelayanan, diperlukan terobosan-terobosan baru yang dikembangkan melalui inovasi. Karena hal ini menjadi salah satu tool dalam mengakselerasi peningkatan daya saing Indonesia.
Selain itu, penghargaan penilaian inovasi oleh Kementerian Dalam Negeri yakni Innovative Government Award (IGA) bertujuan untuk menumbuhkan budaya kerja yang professional. Kalangan aparatur sipil Negara, sehingga tugas pemerintah daerah dalam melayani masyarakat bisa lebih optimal. Penghargaan tersebut sangat mempengaruhi besaran DID. Semakin banyak inovasi yang mendapat juara akan semakin besar DIS yang akan diterima. (TS/Eko)
Editor :






