IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Warga Padang Panjang Jangan Mudah Terpancing Hoax Soal Gunung Marapi

Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, I Putu Venda, S.STP, M.Si, Kamis (11/1/2023) pada rapat koordinasi kenaikan level III Gunung Marapi. Foto: Kominfo Padang Panjang
Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, I Putu Venda, S.STP, M.Si, Kamis (11/1/2023) pada rapat koordinasi kenaikan level III Gunung Marapi. Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Meskipun Gunung Marapi berada pada level III (Siaga), masyarakat Kota Padang Panjang diimbau tidak panik dan mudah terpancing berita hoax.

Apalagi saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol belum mengeluarkan status kebencanaan.

Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, I Putu Venda, S.STP, M.Si, Kamis (11/1/2023) pada rapat koordinasi kenaikan level III Gunung Marapi mengatakan, warga cukup mempercayakan informasi terkait gunung berketinggian 2891 mdpl ini pada sumber-sumber tepercaya seperti pemerintah yang berhak mengeluarkan instruksi atau informasi valid.

Dikatakannya lagi, ada perbedaan antara level gunung dan status kebencanaan. Level gunung mengacu pada kondisi gunung dari tingkatan Normal (level I), Waspada (level II), Siaga (level III), dan Awas (level IV). Ini diterbitkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sedangkan status kebencanaan merujuk pada Perda No 23 Tahun 2016. Yaitu siaga darurat, tanggap darurat, dan tanggap pemulihan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Siaga darurat dikeluarkan bila terjadi bencana dan sudah mengkhawatirkan masyarakat ataupun fasilitas umum di lokasi terdampak bencana. Sampai sekarang belum ada status di Padang Panjang," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, warga masih bisa beraktivitas seperti biasa namun tetap memakai masker dan pelindung mata menghindari paparan abu vulkanik. Warga juga diminta banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran.

"Setelah kami koordinasikan dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bukittinggi, masyarakat masih bisa beraktivitas seperti biasa namun tetap melindungi diri. Itu di luar radius 4,5 km dari Gunung Marapi," ujarnya.

Turut hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Kota Padang Panjang, Drs. H. Alizar, M.Ag, kepala OPD terkait, lurah dan organisasi masyarakat. (Harris/Lex)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH