Awis mengaku pada peristiwa 75 tahun silam itu ia menyaksikan langsung bapaknya Syarif MP terbunuh oleh tentara Belanda setelah sebelumnya Syarif MP berhasil membunuh salah seorang tentara penjajah tersebut.
Sebelumnya Wali Nagari Pandam Gadang Devi Surya senada mengakui acara kali ini lebih berkesan dari waktu-waktu sebelumnya. Selain ramai, juga dihadiri langsung bupati, Forkopimda dan seluruh OPD. Ia berharap Pemkab Lima Puluh Kota bisa membangunkan patung atau tugu di lokasi makam sembilan syuhada tersebut.
"Peristiwa ini mempunyai andil dan arti penting bagi keberlangsungan Republik ini. Kami berharap pihak pemerintah melanjutkan renovasi dan membangunkan tugu di lokasi makam," pinta Devi sembari berharap perhatian pemerintah daerah terhadap anak cucu para syuhada Titian Dalam.







