Defi menyebutkan dipilihnya SDN 19 Pabaki Bandung sebagai tempat studi tiru dikarenakan sekolah ini merupakan salah satu sekolah penggerak angkatan pertama di Indonesia.
"Seperti yang kita ketahui Kurikulum Merdeka ini baru bagi kami, jadi harus banyak belajar. kami ingin melihat pembelajaran di SD tersebut dan bagaimana implementasi kurikulumnya di sana," katanya.
Baca juga: Gubernur Mahyeldi Undang Dubes Palestina Hadir di Puncak Peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81
Ditambahkannya, studi tiru ini akan berlangsung selama tujuh hari, 2-9 Desember dan diikuti 36 pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di kedua gugus.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Semoga setelah studi tiru ini, kita dapat menimba ilmu yang bermanfaat bagi pembelajaran di sekolah kami khususnya, dan Padang Panjang umumnya," ujar Defi. (Rifki/Lex)
Editor :







