Bahkan segala ketentuan yang berkaitan dengan penyaluran bantuan tersebut, Yuli Herman berharap untuk tidak menimbulkan pro kontra ditengah-tengah masyarakat dan muara akan menimbulkan komplik masyarakat," harapnya.
Selain kegiatan musyawarah penentuan calon penerima bantuan sapi, pihak Nagari juga akan membentuk tim untuk seleksi teknis yang akan turun ke lokasi calon penerima, dengan melibatkan tim teknis dari Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), LPMN, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta penanggungjawab program di Nagari dengan koordinator kegiatan Sekretaris Nagari, Helfi Nasri.
Bahkan nanti, pihak nagari juga akan memberikan pelatihan bagi anggota kelompok tani penerima bantuan sapi," pungkasnya.
Sedangkan informasi dari PPL Nagari Bomas Koto Baru, Yuli Asnita, SP kelompok tani di Nagari Bomas saat ini yang terdaftar di Simluhtan tercatat sebanyak 47 Keltan, dan yang aktif sekitar 40 Keltan.
Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Bamus Nagari, Kamal, Bhabinkamtibmas Aipda Riky Andrean, Babinsa Serda Irwandi, Koordinator Pendamping Lokal Desa Kecamatan Sungai Pagu Joko Adrianto, Kasi Kesra Meri Novita. (AA)
Editor : Marjeni Rokcalva






