Padang Aro - SMA Negeri 9 Solsel telah mulai menerapkan beberapa hal yang ada dalam Kurikulum Merdeka seperti menerapkan program-program terkait projek penguatan profil pelajar pancasila (P5).
Menurut Kepala SMA Negeri 9 Solsel, Helda, S. Pd, didampingi Devi Marlina (salah seorang guru disekolah tersebut), Sabtu (28/10/2023), sekolahnya pada tahun pelajaran 2023/2024, dalam mengaplikasikan program P5 baru menerapkan 2 tema, diantaranya, Kearifan Lokal dan Suara Demokrasi.
Untuk tema kearifan lokal, murid disekolah ini telah melaksanakan kegiatan Maarak Bungo Lamang, dengan penanggungjawab program Hartanto Wijonarto, S. Pd," jelas Helda.
" Pelaksanaan Maarak Bungo Lamang sudah kami laksanakan baru - baru ini, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan bersama sekolah lain di Pinang Awan," jelasnya.
Hal yang sama dengan tema Suara Demokrasi yang penanggungjawab program Umardiansyah, S. Pd sekaligus sebagai Pembina OSIS di sekolah tersebut, juga sudah dilaksanakan melalui kegiatan pemilihan ketua OSIS.
Artinya, murid di SMA Negeri 9 Solok Selatan yang berjumlah saat ini 42 siswa itu, terkait dengan tema kearifan lokal Maarak Bungo Lamang, siswa selain diberi pemahaman terkait pelaksanaan Maarak Bungo Lamang. Mereka juga lansung mempraktekan cara membuat Lamang itu sendiri.
" Siswa sebelum melaksanakan Maarak Bungo Lamang, telah melakukan tatacara membuat Lamang itu sendiri," jelasnya.
Demikian juga halnya, Pelaksanaan P5 dengan tema Suara Demokrasi dengan pelaksanaan prakteknya pemilihan ketua osis. Hal tersebut sangat berguna untuk mendidik siswa tentang pemilihan ketua osis di sekolah. Dari kegiatan tersebut diharapkan siswa akan memiliki pengalaman tata cara pemilihan yang tentunya akan bermanfaat bagi mereka kelak jika sudah berada dalam lingkungan masyarakat".tambah Helda.
" Melalui kegiatan itu, akan berdampak untuk mengasah kreatifitas siswa, melatih kekompakan dan kebersamaan," harap Helda.
Editor :






