"Dan waktu itu juga liburan musim dingin, jadi teman-teman sudah banyak yang pulang ke Indonesia atau traveling ke luar Wuhan, jadi tak terlalu mikirin ini," ungkapnya.
Dari pantauannya sejak seluruh transportasi di Wuhan diblokir, suasana di sana jadi sepi. Hanya ada satu atau dua orang yang berjalan di seputaran kota untuk membeli kebutuhan makanan.
"Tidak ramai lagi, karena transportasi ditutup, cuma mobil pribadi yang lewat soalnya masih ada supermarket yang buka."
"Sejauh ini juga tak ada pengetatan jam keluar, cuma kita diinstruksikan untuk jangan terlalu sering keluar."
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kalaupun keluar kampus paling satu sampai dua jam saja, itupun pagi atau siang.""Jadi bukan kayak di penjara, kalau butuh makanan bisa keluar."
Untuk menghilangkan bosan teman-teman mahasiswa, katanya, bertandang ke kamar teman yang lainnya.
Editor Editor :






