IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Marak Virus Corona, Biro Perjalanan Indonesia Mulai Setop Datangkan Turis China

Wisatawan China saat disambut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di BIM. Foto Humas Sumbar
Wisatawan China saat disambut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di BIM. Foto Humas Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA - Agen biro di Indonesia mulai menyetop penjualan tiket untuk turis China ke Indonesia. Contohnya yang dilakukan biro perjalanan di Solo, PT Cahaya Matahari Rembulan. Biro perjalanan ini menyetop penjualan tiket untuk turis China untuk sementara, menyusul wabah virus corona dan dampaknya terhadap kesehatan manusia semakin meluas.

Direktur Cahaya Matahari Rembulan Pupun Pantiana Gunmantono di Solo, sebagaimana dikutip cnnindonesia.com dari Antara, Minggu (26/1), menyatakan, pihaknya menghentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya, pemerintah setempat sudah melarang penerbangan masuk dari China akibat wabah virus corona. Bahkan, agen biro perjalanan setempat telah melakukan refund alias pengembalian dana kepada pelanggannya di China.

Karenanya, perusahaan juga akan melakukan revisi rencana bisnis tahun ini, mengingat China menjadi pasar utama Cahaya Matahari Rembulan.

Sementara itu, terakhir kali PT Cahaya Matahari Rembulan mendatangkan wisatawan dari Kunming, China, pada minggu lalu sebelum akhirnya menghentikan sementara waktu penjualan tiket untuk rute tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Itu rombongan terakhir kami sebelum akhirnya berhenti dulu. Selanjutnya kami akan membawa turis lagi kalau memang wabah ini sudah mereda," katanya.

Sementara itu, Bandara Adi Soemarmo Surakarta berupaya mengantisipasi penyebaran virus corona dengan menyiapkan alat thermal scan atau pendeteksi suhu tubuh di jalur menuju gate imigrasi.

"Sejak ramai pemberitaan wabah virus corona, sampai sejauh ini belum ada temuan indikasi pendatang yang terjangkit virus masuk ke Solo," kata Airport Operation and Safety Senior Manager Bandara Adi Soemarmo Goentoro.

Meski demikian, pihaknya tetap memantaunya sesuai dengan prosedur. Sebagaimana diketahui, virus corona tengah merebak di China. Sedangkan Bandara Adi Soemarmo sendiri memiliki penerbangan langsung dengan rute Solo-Kunming, China.

"Meski demikian, pemasangan alat thermal scan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penumpang dari Kunming, tetapi juga untuk memastikan suhu tubuh seluruh penumpang dari penerbangan internasional," imbuh Goentoro.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH