Pauh Duo - Luar biasa, para emak-emak di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo Kecamatan Pauh Duo 'bersitungkin' mempersiapkan ' Pangek Paki Langkok-Langkok ' dalam acara lomba cipta yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo di aula KAN Pauh Duo, Minggu (20/8/2023).
Kegiatan yang dibuka secara resmi Ketua TP-PKK Kecamatan Pauh Duo, Ny. Yola Aig Wadenko tersebut menghadirkan tim juri Chef Tri Wondo dari PT. Supreme Energy Muaralabuh, Bundo Salma dari Wakil Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Solsel, dan Ny. Yola Aig Wadenko dari PKK Kecamatan.
Terlihat juga hadir, Pj. Wali Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Afrinaldi Yusdi, S. Kep. MARS. Ketua TP. PKK Nagari Ny. Susi Afrinaldi Yusdi, Kasi Pemerintahan Nagari Immiratil Ahda (selaku panitia kegiatan), serta enam Kepala Jorong yang ada di nagari tersebut.
Dalam arahannya ,Ny. Yola Aig Wadenko mengapresiasi Pemerintahan Nagari Luak Kapau Alam Pau Duo beserta Tim Penggerak PKK serta semua warga masyarakatnya yang dinilai sangat proaktif dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan pihak Kecamatan Pauh Duo maupun dalam pelaksanaan kegiatan di nagari.
" Nagari ini paling aktif dari beberapa nagari yang ada di Kecamatan Pauh Duo, " jelas Yola.
Ia berpesan, hendaknya masakan tradisi Pangek Paki Langkok-langkok ini terus dilestarikan, terutama pada generasi muda. Mulai dari membudayakan cara memasaknya hingga menjaga masakan ini akan terus langgeng di setiap sajian ditengah-tengah masyarakat, " harapnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Ny. Susi Afrinaldi Yusdi menjelaskan, pihaknya menyelenggarakan lomba cipta menu ini, sebagai wujud mendukung pelestarian masakan tradisional daerah.
Selain itu, kegiatan lomba tersebut juga sebagai bentuk mendukung kebersamaan kelompok masyarakat di nagari yang dua enis yaitu etnis Jawa dan etnis Minang itu bisa berbaur dan saling mendukung untuk membudayakan masakan Pangek Paki Langkok-langkok ini," jelasnya.
" Peserta lomba Pangek Paki Langkok-Langkok ini tidak saja warga masyarakat atau kelompok masyarakat dari warga Minang saja, akan tetapi warga masyarakat dari etnis Jawa yang ada di nagari ini juga turut ambil bagian," tambahnya.
Editor : Marjeni Rokcalva






