IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Meriah, Tradisi Serak Gulo Warga Muslim Keturunan India di Pasa Gadang

Suasana meriah, Tradisi Serak Gulo Warga Muslim Keturunan India di Pasa Gadang Padang. Foto Humas Padang
Suasana meriah, Tradisi Serak Gulo Warga Muslim Keturunan India di Pasa Gadang Padang. Foto Humas Padang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah ikut menghadiri sekaligus memeriahkan pelaksanaan event Tradisi Serak Gulo (tebar gula-red) yang tiap tahunnya diadakan warga Muslim keturunan India di Kota Padang.

Pelaksanaan Serak Gulo tersebut dilaksanakan di jl. Pasar Batipuh atau tepatnya di depan Masjid Muhammadan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu sore (25/1/2020).

Dalam kesempatan itu, terlihat ratusan orang tak hanya warga Muslim keturunan India Kota Padang, namun warga lainnya juga ikut mengikuti tradisi tersebut. Sebanyak 8 ton lebih gula pasir yang dibungkus kecil-kecil dengan kain perca berwarna warni itu dibagikan.

Prosesinya ditandai dengan dilemparkannya gula tersebut oleh sekitar 15 orang pria dewasa termasuk pejabat terkait dari atas atap Masjid Muhammadan serta panggung lainnya yang berada di sisi kanan dan kiri masjid. Sebelum tebar gula dimulai, ritual diawali dengan doa bersama, kemudian pemasangan bendera pada bagian atas masjid pada seutas tali dengan panjang 20 meter.

Juga hadir dikesempatan itu Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Wakil Ketua DPRD Padang Arnedi Yarmen, unsur Forkopimda Sumbar dan Padang, pimpinan OPD Sumbar dan Padang serta unsur penting lainnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Wali Kota Mahyeldi mengatakan, kegiatan tradisi Serak Gulo ini juga telah menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata Kota Padang. Dimana event tersebut sudah masuk dalam kalender tahunan pariwisata Kota Padang sejak 2018 lalu.

"Kegiatan Serak Gulo ini adalah kegiatan yang unik dan satu-satunya dilaksanakan di Indonesia. Maka itu atas nama Pemerintah Kota Padang, kita sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap semoga terus berlanjut hingga masa-masa yang akan datang," ungkap Mahyeldi dalam sambutannya.

Menurut Mahyeldi, acara serak gulo ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun semangat kebersamaan di antara masyarakat Muhammadan dan seluruh masyarakat Kota Padang.

"Ini menandakan proses akulturasi di Kota Padang sudah terjalin sangat kuat sekali. Dan hal ini harus terus kita pertahankan," imbuh Mahyeldi yang dipanggil "Mamo" atau mamak oleh warga muslim keturunan India di Padang itu.

Dikatakannya lagi, adapun event Serak Gulo ini adalah event perdana di tahun 2020 dari sebanyak 35 event pariwisata yang telah diagendakan di Kota Padang.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH