JAKARTA - Tiga negara tetangga Indonesia di ASEAN, konfirmasi penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China. Tiga negara Asia Tenggara antara lain Singapura, Thailand, dan Vietnam mengonfirmasi kasus penyebaran corona virus.
Dilansir AFP, sejauh ini Singapura mengonfirmasi satu kasus corona virus. Sedangkan Thailand dan Vietnam masing-masing mengonfirmasi dua kasus terjangkit virus yang juga disebut penumonia Wuhan.
SingapuraSingapura mengonfirmasi penyebaran kasus virus corona pada Kamis (23/1) yang menjangkit seorang pria berusia 66 tahun. Pria yang tiba di Singapura dari Wuhan, China pada Senin (20/1) bersama keluarganya. Pria itu mengalami sakit tenggorokan, kendati tidak demam selama penerbangan menuju Singapura.
Temuan tersebut membuat aparat Singapura mensterilkan dan menutup kamar di Hotel Shangri-La Rasa Sentosa yang sempat dihuni pria tersebut. Empat staf hotel yang sempat memberikan pertolongan pertama dan membawa pasien ke rumah sakit juga diminta tidak meninggalkan kediaman mereka terlebih dulu.
Wakil Direktur Eksekutif Grup Shangri-La untuk Asia Tenggara dan Australasia, Josef Dolp mengatakan mereka saat ini tengah menggiatkan proses pembersihan terkait penyebaran virus corona. Tak hanya itu, mereka juga menempatkan pemindai suhu tubuh untuk memeriksa para tamu dan staf hotel.
VietnamDua warga negara China di Vietnam dinyatakan positif terjangkit virus corona. Seorang pria yang bermukim di Ho Chi Minh City diketahui terinfeksi virus corona dari ayahnya yang berlibur ke Vietnam pada 13 Januari lalu dari Wuhan, China.
Keduanya kemudian dikarantina dan dinyatakan positif terinfeksi virus yang juga dikenal dengan sebutan pnemonia Wuhan.
"Para pasien telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang baik, demam (mereka) telah berkurang dan mereka dapat makan sekarang," kata Dokter Nguyen Ngoc Sang pada hari Kamis di sebuah pertemuan di rumah sakit Cho Ray di Kota Ho Chi Minh, dikutip dari AFP.
Wakil menteri kesehatan Vietnam, Nguyen Truong Son. mendesak semua tindakan pencegahan untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.
Editor :






