PADANG - Pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang melaksanakan salat Iduladha tahun 1444 Hijriah bertempat di Lapangan Rektorat Kampus UNP Air Tawar Padang dengan Khatib yakni Prof. Dr. Syamsul Bahri Khatib dan Imam adalah Heriadi Khatib Sutan, S.Pd.I.
Perbedaan hari pelaksanaan ibadah salat Iduladha di Indonesia marilah kita lihat secara positif untuk meningkatkan persatuan dalam perbedaan tersebut.
Rektor Universitas Negeri Padang yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt. menyampaikan hal itu dalam sambutannya menjelang pelaksanaan salat Iduladha bertempat di lapangan Rektorat Kampus UNP Air Tawar Padang pada Kamis (29/6).
Lebih lanjut Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt. mengajak sivitas akademika mendoakan Bapak Rektor Prof. Ganefri, Ph.D. dan sivitas akademika UNP yang sedang melaksanakan ibadah haji selalu dalam keadaan sehat dan memperoleh haji mabrur.
"Pelaksanaan ibadah kurban kita sivitas akademika pada tahun 1444 Hijriah semoga bernilai pahala dengan memperoleh pelajaran dan iktibar dari pelaksanaan ibadah kurban tersebut," tambah Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt.
Khatib Prof. Dr. Syamsul Bahri Khatib dalam khutbahnya menyampaikan bahwa banyak rangkaian ibadah haji dan ibadah kurban berasal dari rangkaian sejarah dan syariat dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
"Salat Iduladha, kurban, dan takbir yang dikumandangkan pada hari raya memperoleh nilai ibadah yang besar dan sangat penting untuk mengokohkan keimanan dan ketauhidan kita," tambah Prof. Dr. Syamsul Bahri Khatib.
Pada kesempatan itu Prof. Dr. Syamsul Bahri Khatib juga menyampaikan bahwa kita wajib bersyukur atas banyaknya limpahan rezeki dan nikmat Allah dan sekiranya kita bersyukur maka akan ditambah oleh Allah.
"Akhir dari takbir yang kita kumandangkan secara bersama-sama adalah bermakna bahwa janji Allah itu adalah sungguh benar," jelas Prof. Dr. Syamsul Bahri Khatib.
Editor : Marjeni Rokcalva






