IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemko Bukitinggi Selalu Mendukung Kegiatan Alek Nagari Dalam Merayakan Khatam Al-Qur'an

Wawako Bukittinggi Marfendi hadiri Alek nagari tradisi adat merayakan khatam Al-Qur'an di masjid Baiturrahman Kelurahan Campago Guguak Bulek  Foto : Dok Diskominfo Bkt
Wawako Bukittinggi Marfendi hadiri Alek nagari tradisi adat merayakan khatam Al-Qur'an di masjid Baiturrahman Kelurahan Campago Guguak Bulek Foto : Dok Diskominfo Bkt
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Setiap ada kegiatan Alek Nagari atau tradisi adat daerah setempat dalam merayakan khatam Al-Qur'an bagi anak-anak yang telah berhasil menyelesaikan belajar mengaji Al Quran, akan didukung bahkan di support Pemerintah Kota Bukittinggi.

" Tradisi adat di Bukittinggi dan Minangkabau telah lama dikenal unik, ada arak-arakan dengan kuda, bendi, diiringi kaum ibu memikul junjungan di atas kepala, lengkap dihiasi hiburan tambua tansa dan drumband, sehingga meriah, dan ini Harus dipertahankan," ujar Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, saat menghadiri kegiatan Alek Nagari pawai Khatam Al Quran ke-27 di Masjid Baiturrahman, kampung Bantodarano, Kelurahan Campago Guguk Bulek Kecamatan MKS,Kota Bukittinggi,Minggu (04/06).

"Dalam catatan kami, tradisi Alek Nagari Khatam Al Quran di Bukittinggi sudah berlangsung lebih dari seratus tahun, artinya sudah mendarah daging bagi Pasukuan Kurai sebagai penduduk asli bahkan sebelum kemerdekaan," ungkap Wawako Marfendi.

Wawako Marfendi berharap kepada peserta Khatam Alquran, tidak berhenti belajar membaca dan mendalami Al Quran setelah Alek Nagari, teruslah belajar sebagai bekal prestasi.

"Sebagai bekal prestasi di dunia dan akhirat, anak penghafal Al Quran diberikan kemudahan akses pendidikan hingga perguruan tinggi, semenrara di akhirat anak ini akan memasang mahkota untuk orangtuanya," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Tradisi adat ini diharapkan juga mampu menarik semangat anak kemenakan di Bukittinggi untuk selalu menegakkan nilai agama untuk memakmurkan memeriahkan masjid dengan kebaikan," pintanya.

Menurut Marfendi, sesuai dengan sebutannya, Alek Nagari juga melibatkan unsur tokoh adat dalam melestarikan budaya Minangkabau sesuai falsafah hidupnya, "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, adat berpegang ke agama dan agama berpegang pada Al Quran, inilah falsafah Minangkabau, apresiasi ke seluruh Ninik Mamak Penghulu Adat yang menanamkan sejak usia dini pada anak," kata Marfendi.

Selain menamatkan pendidikan baca tulis Al Quran, Masjid Baiturrahman juga merayakan kelulusan siswa penghafal Al Quran dalam program Tahfiz di masjid setempat.

"Anak kemenakan kami setelah tamat di Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), langsung dilanjutkan ke program tahfiz, biayanya gratis, mereka belajar pada malam hari hingga mereka terbiasa meramaikan masjid," kata Ketua Panitia Khatam Al Quran Bantodarano, Zil Andri.

Arak-arakan pawai Alek Nagari yang mengikutserta -kan belasan siswa itu turut dilepas pejabat pemerintahan dan tokoh adat serta tokoh agama daerah setempat.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH