IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Bukittinggi Buka Sosialisasi Pelaksanaan ST 2023 Dan Pembinaan Kelurahan Cinta Statisik

Peserta rapat koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan ST2023 di Aula Balaikota Bukittinggi. Foto : Dok Diskominfo Bkt
Peserta rapat koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan ST2023 di Aula Balaikota Bukittinggi. Foto : Dok Diskominfo Bkt
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi diwakili Sekdako Martias Wanto membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 (ST2023) serta pembinaan kelurahan cinta statisik.

Kegiatan tersebut digelar BPS Bukittinggi diAula Balaikota, Selasa (30/05).

Menurut Kepala BPS Bukittinggi, Abdi Gunawan, pelaksanaan sensus pertanian 2023 ini, merupakan sensus ke 7 kalinya dilaksanakan dengan cakupan 7 subsektor, yaitu, tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk pengumpulan data pertanian dengan tujuan mencatat pertanian Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani," ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti 75 orang, terdiri dari Camat dan lurah se Kota Bukittinggi, Gapoktan se Kota Bukittinggi, walidata dari Diskominfo Kota Bukittinggi, sekretariat forum satu data Bapelitbang kota Bukittinggi dan Dinas pertanian dan pangan Kota Bukittinggi, ungkap Abdi Gunawan

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dikatakannya, ST2023 dilakukan untuk mengakomodasi variabel yang dibutuhkan untuk kelengkapan data pertanian berkembang sangat dinamis, menjawab kebutuhan data baik di level nasional maupun internasional, dan dirancang untuk memperoleh hasil yang berstandar internasional dengan mengacu pada program Food and Agricultural Organization (FAO) yang dikenal dengan World Programme for the Cencus of Agriculture (WCA).

Untuk memperoleh keterbandingan internasional, Sensus Pertanian dilaksanakan sedekat mungkin dengan tahun 2020, tambahnya.

Sementara Walikota Bukittinggi, yang diwakili Sekda Martias Wanto, mengatakan, sektor pertanian merupakan sektor yang dapat memberikan kontribusi pada perekonomian Nasional.

Untuk itu, sensus harus dilaksanakan dengan maksimal dan meminimalisir kesalahan data. Sekda meminta pada tim dan petugas, agar bekerja untuk mendapatkan data yang benar dari masyarakat.

"Kita inginkan data yang bisa dipertanggungjawab -kan, agar bisa dilaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi. Bagaimana menjadikan lahan pertanian yang minim, menghasilkan pangan yang banyak," ujar Sekda.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH