Lebih lanjut Dafrul menjelaskan, di Payakumbuh untuk pengendalian administrasi pembangunan dan pengadaan barang dan jasa dilaksanakan oleh satu bagian yaitu PBJ dan Dalbang.
"Bagian ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan di daerah. Sehingga dengan demikian langkah-langkah pembangunan dapat berjalan optimal sesuai dengan yang direncanakan," ujarnya.
Sekda juga menyampaikan untuk percepatan peningkatan penggunan produk dalam negeri (P3DN), saat ini di Payakumbuh sudah tersedia 22 etalase pada e-katalog lokal untuk berbelanja pengadaan barang/jasa.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Saat ini sudah ada 12.008 produk tayang dengan 486 penyedia terdaftar. Dan selama 2023 ini transaksi pada e-katalog telah mencapai 19.268.612.413 rupiah," katanya."Untuk RKPD 2024 nanti dalam perencanaan Renja tahun 2024 ditargetkan 50 persen TKDN dalam pengadaan barang/jasa," pungkasnya. (Do)
Editor :






