SAWAHLUNTO - Akibat curah hujan deras cuaca ekstrim dalam dua hari terakhir mengakibatkan longsor di sekitar 36 titik dalam wilayah Kota Sawahlunto, dan menelan korban jiwa seorang ibu rumah tangga di Dusun Sei Cacang, Desa Silungkang Oso,Kecamatan Silungkang,Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Dia terseret longsoran bukit dengan ketinggian sekitar 100 meter dan rumahnya hancur berantakan akibat ditimpa timpukan tanah, lalu terjebak arus tali bandar sekitar pukul 01.00 WIB pada Kamis dinihari (4/5/2023).
Peristiwa tersebut menelan korban jiwa bernama Meta Armis (28), dia terseret arus air bandar yang bertemu dengan Batang Lasi di Desa Silungkang Oso. Jasadnya baru ditemukan tadi pagi sekitar 2 km dari TKP tepatnya dia Dusun Air Dingin, Desa Muara Kalaban. Sementara suaminya Afrianto (33) serta putrinya Zaskia Saputri (5) selamat dari maut setelah tersangkut dalam jurang atau lurah di dusun setempat sebagaimana dikabarkan tetangganya Mardis kepada beritaminang.com tadi pagi (4/5).
Mardis mengemukakan, kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, korban merupakan tetangganya dengan jarak rumah sekitar 40 meter dari kediamannya. Korban diketahui baru tinggal sekitar 1 tahun di Dusun Sungai Cacang dan sebelumnya berdomisili di Dusun Talang Tuluih, Desa Silungkang Duo. Korban tewas Meta Armis dikebumikan dilokasi pemakaman keluarga Dusun Talang Tuluih dan korban selamat Afrianto mendapat pertolongan intensif tim kesehatan Puskesmas Silungkang dan Zaskia Saputri di RSUD Sawahlunto.
Pemko Polri/TNI Kerahkan Tim Penyelamat
Wakil Walikota Sawahlunto H.Zohirin Sayuti, didampingi Sekdako Ambun Kadri, Kadis Sosial PMD PPA Efrianto, Camat Silungkang Andi, dan sejumlah pejabat lainnya saat dicegat dijalan mengatakan, ada banyak titik longsor yang terjadi di seluruh Kota Sawahlunto pada Kamis 4 Mei 2023 ini.
Ditambahkan Zohirin, di Kecamatan Talawi tepatnya pada ruas jalan Tanjung Mulai - Kumanis Atas, Desa, Tumpuak Tangah, juga mengalami longsor dan sempat memutus dan mengisolasi jalan utama desa setempat.
Menurut Zohirin, seluruh kekuatan baik BPBD, Polri dan TNI, Tagana, serta unsur penanganan kebencanaan daerah dikerahkan untuk menanggulangi korban dan pemulihan kembali sarana transportasi agar kendaraan berjalan normal kembali. Akibat longsor tersebut jaringan listrik PLN juga terputus seperti yang terjadi di Desa Kubang Tangah dan Desa Pasar Kubang. Menurut sumber PLN listrik akan kembali hidup setelah jaringan diperbaiki hari ini juga.
Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti saat dikonfirmasi tadi siang di lapangan mengatakan, dua titik longsor juga terjadi dijalur jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Silungkang Oso, satu pohon tumbang dan longsoran tanah menghambat jalan sehingga menganggu kelancaran kendaraan dari arah Solok ke Dharmasraya dan sebaliknya.
Untuk mengevakuasi tumpukan material dia mengerahkan anggotanya dibekali mesin gergaji dan peralatan seadanya untuk mengevakuasi pohon tumbang dan material longsor.
Editor : Marjeni Rokcalva






