Pada saat peninjauan lapangan itu, juga dibicarakan antisipasi longsor karena TMSBK berada di ketinggian dan di atas bukit. Batas tanah dengan masyarakat pun juga harus jelas. Karena ada dugaan pemerintah kehilangan tanah 2000 meter dan dugaan itu ditelusuri dan harus dikembalikan lagi, harapnya.
" Secara umum pembangunan Pasa Ateh dan TMSBK sudah cukup membanggakan," ungkap Maderizal.
Selain dua lokasi itu, rombongan juga menunjau Panorama dan pembangunan Rusunawa yang dibangun di kawasan Bukik Apik.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Yus
Editor :







