AGAM TIMUR - Akibat tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera dalam beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan terjadi bencana alam secara beruntun di wilayah Agam.
Seperti Sabtu (25/03) habis shalat subuh tebing jalan Propinsi di jorong Gantiang Nagari Sungai Landie Kec.IV Koto, mengalami lonsor dan menimpa bangunan kamar mandi / WC masjid Nurul Ikhlas, mengakibatkan dua orang yang sedang berada dalam kamar mandi masjid itu meninggal ditempat, karena tertimbun reruntuhan tebing jalan propinsi tersebut.
Kemudian, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang, warga Maninjau dikagetkan dengan pohon besar yang tumbang di depan Ummul Qura, Maninjau, Minggu, (27/3) dini hari.
Akibat pohon besar yang tumbang di depan mesjid Ummul Qura, menutupi akses jalan ruas Maninjau - Sungai Batang dan menimpa 1 unit kendaraan jenis avanza milik Ustad Rayhan yang sedang parkir di lokasi kejadian.
Setelah itu, Minggu,(26/03) Pukul 18.05 WIB, kembali terjadi pohon tumbang di Jorong Balai ahad nagari lubuk basung kecamatan lubuk basung.
Kemudian, Senin,(27/3) malam juga dilaporkan terjadi pohon kayu tumbang dan banjir di beberapa kawasan.
Mayoritas wilayah yang diinformasikan terdampak banjir dengan volume sedang, di kawasan yang rutin dilanda banjir.
Selain banjir, Selasa,(28/3) dini hari, longsor menghantam wilayah Jorong Alai, Nagari Koto Malintang, kecamatan Tanjung Raya yang menutup sebagian badan jalan propinsi ruas Lubukbasung - Bukittinggi.
Kepala BPBD Agam Bambang Warsito kepada awak media membenarkan rentetan bencana yang menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Agam.
Editor :






