Muaralabuh, Sebanyak 300 kurang Aso, siswa dan siswa SMK Negeri 1 Solsel kelas XII dari tujuh jurusan di sekolah tersebut mengikuti rangkaian acara perpisahan, Sabtu (11/3/2023).
Kegiatan perpisahan tersebut adalah rangkaian dari penyerahan siswa kelas XII kepada orang tua murid itu, dihadiri, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, yang diwakili Pengawas Pembina SMK, Dra. Selmi, dan hadir juga Pengawas SMA, Arlison Sembiring, dan Leni Murni Hayati, Ketua PGRI Solsel, Arsiswandi, Ketua Komite Joni Wardi Dt Pengulu, Ketua Majelis Sekolah, H. Syukrial Syukur
Atas nama Pemerintah Provinsi, khususnya Dinas Pendidikan Sumbar, Selmi berharap pada siswa yang mengakhiri masa pendidikan di SMK itu, harus dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, sesuai dengan cita-cita.
Selain itu, keterampilan yang sudah diperoleh selama mengikuti proses belajar mengajar (PBM) di SMK ini, hendaknya juga terus dilanjutkan dan dikembangkan.
Sehingga disiplin ilmu yang sudah diperoleh selama menjadi siswa di SMK ini akan dapat termanfaatkan, dan akan berdampak untuk mendukung bakat dan minat dari masing-masing siswa, " harap Selmi.
" Semua prestasi siswa yang sudah membawa nama baik sekolah dan daerah, tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Kedepan kerjasama dan dukungan tersebut masih terus diharapkan oleh jajaran pendidikan, khususnya di SMK, " tambah Selmi
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Solsel Efrizol dikesempatan itu memaparkan bahwa jumlah siswa yang kelas XII pada tahun pelajaran 2022/2023 ini berjumlah sebanyak 299 orang yang berasal dari jurusan Akutansi, Multi Media, Perhotelan, Manajemen Perkantoran Layanan Bisnis (MPLB) Tata Boga, Tehnik Komputer Jaringan (TKT), dan Pemasaran.
Sementara jumlah siswa di SMK Negeri 1 Solsel saat ini, seluruhnya 953, didukung oleh 63 orang tenaga pendidik dan 12 orang tenaga kependidikan. Sementara jumlah lokal yang ada hanya 28 lokal, sedangkan rombel 34.
Maka saat ini masih terjadi kekurangan lokal sebanyak 6 lokal. Maka untuk mensiasati kekurangan tersebut adalah dengan adanya kegiatan anak Praktek Kerja Lapangan (PKL), " jelas Efrizol.
Editor : Berita Minang






