BUKITTINGGI - Ikatan Guru Indonesia (IGI) telah terbentuk di Kota Bukittinggi.
Kepengurusan masa bakti 2022 -- 2027 telah dikukuhkan oleh Wako Erman Safar di balairung rumah dinasnya, Senin, 6/3).
Keterangan Ketua IGI Wilayah Sumatera Barat, Nazril Anas S.Pd, yang juga Kepala SMPN 1 Maek,Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota menjelaskan, IGI merupakan wadah organisasi guru Republik Indonesia yang terbentuk di tahun 2009 lalu, untuk mengakomendir aspirasi guru, dan wadah ini bagian dari gerakan untuk meningkatkan kualitas guru, katanya.
Selain itu, Tujuannya memastikan pembentukan karakter anak diduk Kota Bukittinggi.
Menurut Nazril Nas, Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi merupakan satu-satunya yang merespon cepat program IGI, terutama kegiatan program organisasi penggerak yang merupakan program Kemendikbud, ungkapnya.
Sementara Wako Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan harapan, dengan adanya Ikatan Guru Indonesia (IGI) diharapkan penekanan dan peningkatan kompetensi guru di Kota Bukittinggi, sehingga bisa menanamkan cara mengajarkan yang baru di era digitalisasi saat ini.
Untuk pendidikan karakter, tidak satupun media sosial mengajarkan karakter, ujar Wako.
Wako menambahkan, peran guru sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Bagaimana para pelajar menanamkan sikap nasioalis yang berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, karakter minang, nasionalis religius, ideologis religius, pancasila dan sebagainya.
"Dengan kuatnya program IGI, kami yakin, generasi muda Bukittinggi akan menjadi generasi hebat di masa yang akan datang," tegas Wako
Editor : Berita Minang






