"Namun, kondisi ini bak pisau bermata dua. Apabila kita sebagai guru dan orang tua tidak berhati-hati dan mawas diri. Kemajuan teknologi yang kita nikmati saat ini justru dapat menjerusmuskan anak dan keluarga kita kepada malapetaka yang dasyat," harapnya.
Kepada para guru Bupati berpesan jadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, yang memerdekakan peserta didik. Namun tetap dalam nilai-nilai karakter bangsa. Sekolah harus mampu bertransformasi menjadi lebih fleksinbel, lebih adaptif dengan perkembangan. Dan membekali siswa dengan keterampilan hidup yang dibutuhkan saat ini. Dan kepada orang tua siswa bisa memberikan bimbingan dan dukungan terhadap kemajuan prestasi dari anak-anak kita, agar bisa diterima dijenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Kmf/Eko)
Editor :






