Adapun data penerima bantuan adalah :
1. Salman Alfarisi, Warga Balai Tongah Koto menerima bantuan pendidikan sebesar 1,5 juta Rupiah
2. Osmaini warga bulakan balai kandi, memiliki 7 orang anak , tidak berpenghasilan yang juga merupakan Keluarga miskin ekstrim menerima bantuan beasiswa untuk Muhammad Iqbal sebesar 2 juta rupiah.
3. Radit Kadafi Akbar dan Muhammad Gazi Qadirof pelajar SMP 1 Payakumbuh dan SD 4 Payakumbuh termasuk warga miskin ekstrim menerima bantuan pendidikan sebesar 1,5 juta Rupiah.
"Bantuan ini bertujuan agar warga payakumbuh hidup lebih baik dari kondisi yang sekarang. Karena bantuan ini dapat menyelesaikan sebagian masalah yang dihadapi oleh keluarga ini. Semoga bantuan ini tepat sasaran dan digunakan dengan sebaik mungkin," Pungkas Dasril.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Payakumbuh Hamdi Syofian menyebutkan sebelumnya telah diberikan beasiswa untuk 129 orang mahasiswa di Kota Payakumbuh dan saat ini juga ada 3 orang pelajar yang dibantu biaya pendidikannya.
Ia mengatakan semenjak 2022 penyerahan bantuan tidak lagi dengan bentuk uang tunai namun dengan transaksi non tunai.
Ia mengatakan pihaknya akan terus berusaha meningkatkan peluang untuk mendulang dana zakat dari muzakki yang ada, termasuk dari berbagai pengusaha di Kota Payakumbuh. Tentu ini butuh dukungan dari pemda dan masyarakat.
"Mudah-mudahan dana zakat kita bertambah lebih banyak dan tentu kita bisa membantu lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan. Kami sampaikan apresiasi kepada para muzakki, semoga kami dapat terus mengemban tugas mulia ini, dan yang terlibat dengan ini juga diberkati oleh Allah SWT," Pungkasnya(Do)
Editor :






