Kepala BPBD Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya menyebutkan, data terbaru berdasarkan laporan dari petugas pada Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 07.15 WIB ada 43 titik banjir, longsor dan pohon tumbang.
" Sebanyak 16 titik sudah ada penanganan, sementara 17 titik belum ada tindakan," sebut dia.
Ia menyebutkan, bencana tersebut akibat curah hujan yang sangat tinggi melanda sebagian besar wilayah Padang Pariaman dan naiknya debit air berupa sungai.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
" Untuk korban jiwa 2 orang meninggal dunia akibat longsor yang menimbun 1 unit rumah warga di Sungai Ibuah, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Satgas TRC BPBD sudah melakukan evakuasi," sebut dia.Selain itu, banir, longsor dan pohon tumbang tersebut tersebar 13 kecamatan dan 14 nagari di, hingga kini kebutuhan sangat mendesak, alat berat, logistik dan makanan siap saji di perlukan. (YN)
Editor : Berita Minang






